socioeconomic malaria


malaria

Advertisements

2011 in review


The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The Louvre Museum has 8.5 million visitors per year. This blog was viewed about 97.000 times in 2011. If it were an exhibit at the Louvre Museum, it would take about 4 days for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Stranded the end of October 2011.


Sahabatku..

Akhir bulan Oktober 2011, maskapai spirit of Australia “Qantas” mengkandangkan seluruh pesawat yang dia miliki di lebih 20 lokasi di seluruh dunia, dan itu berdampak luar biasa bagi ekonomi, pariwisata dan berbagai kegiatan lainnya, pemandangan dibandara sangat menyedihakn, penumpan terlantar, kelaparan, stress, dan bingun. Pihak Qantas tidak mampu menahan gempuran tiga serikat kerja, pilot, angkutan darat, dan pekerja di bandara. Semua ini berawal dari, keinginan ‘Qantas” untuk mengurangi jumlah karyawannya lebih 1000 orang, dan akan melakukan outsourcing  karyawan.

Keresahan seluruh pekerja “Qantas” semakin menjadi-jadi sampai puncaknya di akhir oktober (29/1002011), pihak manajement Qantas meng ‘ground’ kan seluruh armadanya, dan kepanikan pun menjalar keseluruh penjuruh. berbagai pihak mulai saling menyalahkan, dari manajemen penerbangan ;’ tentu dia menyalahkan demonstrasi tenaga kerja secara intens  2 bulan terakhir, dan rupanya  “Qantas” merespon dengan menutup seluruh penerbangannya di seluruh dunia.

Ini menjadi menarik bagi saya pribadi karena pada periode kritis itu, keluarga saya; isteri dan  anak saya ada dalam jadwal penerbangan 30-31 oktober menuju Australia. Setelah dilanda panik seharian di Jakarta, tentang pembatalan keberangkatan; titik cerah mulai muncul, pihak qantas menelpon bahwa, penerbangan ibu di alihkan ke garuda, menuju Singapura, kemudian dilanjutkan dengan Etihad Ke Brisbane , dan Insya Tiba di Brisbane pada tanggal 31 Oktober 2011. waktu tulisan ini dibuat, mereka masih sementara  dalam penerbangan ke Singapura.

Besok, Insya Allah akan tiba di Bandara Brisbane. Pelajaran singkat dari hal ini adalah bahwa, terdapat begitu banyak hal diluar kendali kita, karena itu, tiada tempat untuk bersandar kecuali pada Kuasa Allah Semata. Dialah yang telah mengatur jalannya tatasurya, siklus musim, sampai pada unsur  terkecil dari kehidupan.

Hal yang bisa kita lakukan adalah, berfikir rasional, mencermati perkembangan, bersabar dan senantiasa berdoa bahwa semua hal yang terjadi ini adalah sudah digariskan adanya. Karena itu, Yah Allah, kepasrahan penuh ada padamu, untuk seluruh kebaikan, semoga engkau berkenan. Amin ya rabbal Alamin.

 

R.A.

BNE; 30 oct 11.

 

Tujuan Kehidupan


Tulisan ini diinspirasi dari perenungan beberapa minggu dalam long tour di Australia, bergantinya hari demi hari, berputarnya siang dan malam, adalah sebuah sunnatullah. tersedianya sumber sumber kehidupan juga adalah sunnatullah. Begitu luar biasanya kehidupan ini, sehingga sering sekali kita mendengar ayat; maka nikmat tuhanmu yang mana lagi engkau ingkari.

Sungguh sebuah kerugian, bila berputarnya hari, siang dan malam, berlalu hanya sebagai sebuah peristiwa yang tercatat di kalender harian. Semestinya, hari hari yang berlalu ini diisi dengan berbagai aktifitas yang tentu harus memberi manfaat yang seluas-luasnya bagi kehidupan.

Seorang guru sejatinya mengajari murid-muridnya dengan sepenuh hati, sebagai bentuk terima kasihnya pada penciptanya, seorang siswa tentu belajar dengan giat adalah bentuk terima kasihnya kepada yang Maha Kuasa, seorang pedagang di pasar sejatinya melayani pembeli dengan sepenuh hati. Setiap interaksi kehidupan, sejatinya adalah bentuk kesyukuran yang sangat dalam pada sang Khalik.
Kehidupan seharusnya di hargai, dijunjung dan di nimati, bukan menjadikan kehidupan ini sebagai beban karena bila itu yang terlahir, sungguh sangat meruginya kita dilahirkan dan sangat tersiksanya hari demi hari yang dilewati.

Memberi pelayanan terbaik kepada orang lain, adalah bentuk penghormatan yang sangat luhur bagi diri sendiri, melayani dengan senyum, bertutur kata yang menyenangkan, bertindak tanduk yang sopan, sungguh sangat mulia dan tentu betapa nikmatnya hidup ini.

Kutulis ini dengan sepenuh hati untuk menbagi kebahagian diantara sahabat sahabatku. Bahwa hari ini saya sangat bahagia, menjalani hidup dengan penuh gairah, berterima kasih kepada sang khalik setiap tarikan nafasku, membantu teman, melayani mahasiswa, membimbing putra-putriku, berbagi cerita dengan keluarga, serta merampungkan tugas-tugas kantor dengan penuh tanggung jawab, sungguh merupakan hari-hari yang luar biasa.

Kiranya demikian goresan hari ini.

University Park
Griffith University
Brisbane Australia
21 Oct. 2011

Hari Malaria Sedunia


Himbauan Hari Malaria Sedunia
Sidang WHA ke 60 tahun 2007 di Jenewa telah menghasilkan komitmen global tentang eliminasi malaria bagi setiap negara. Selain itu, sidang tersebut juga merekomendasikan bagi negara yang endemis malaria termasuk Indonesia untuk memperingati Hari Malaria Sedunia (HMS) setiap tanggal 25 April.
Indonesia merupakan salah satu negara yang masih berisiko terhadap malaria. Pada tahun 2007 di Indonesia terdapat 80% kabupaten endemis dari seluruh kabupaten yang ada dengan perkiraan sekitar 45 % penduduk berdomisili di daerah yang berisiko tertular malaria.

Berikut ini disajikan surat edaran bagi Gubernur, Bupati/Walikota, Kepala Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia agar dapat mendukung kegiatan Hari Malaria Sedunia Tahun 2009 dengan menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan upaya penanggulangan malaria di daerah masing-masing. Selain itu juga dilampirkan pidato Menteri Kesehatan pada Peringatan hari malaria sedunia ke-2, 25 april 2009.

Surat Edaran
Pidato Menteri Kesehatan